Berita dan Kronologi Ledakan Bom di Depan Gereja Samarinda 13 Januari 2017

By | November 13, 2016

Samarinda – Bom molotov meledak di depan gereja Oikumene di Jl Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Lo Janan Ilir, Samarinda, Kaltim, pagi tadi. Divisi Humas Mabes Polri menyebut korban berjumlah 5 orang luka-luka.

“Korban akibat ledakan tersebut berjumlah 5 orang dan dilarikan ke Rumah Sakit Muis, Samarinda,” tulis Divisi Humas Polri dalam akun Facebooknya yang dilihat detikcom, Minggu (13/11/2016).

bom-samrinda

Ledakan bom molotov tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WITA. Ledakan terjadi di halaman gereja, ketika jemaat baru saja usai melaksanakan ibadah.

Berikut kronologi ledakan bom molotov yang disampaikan Divisi Humas Polri dalam akun Facebook resmi tersebut:

Pukul 10.00 WITA

Jemaat yang selesai melaksanakan kegiatan ibadah keluar melalui pintu depan, menuju ke parkiran. Tiba-tiba datang orang yang tidak dikenal melemparkan sesuatu yang diduga mengunakan jenis bom molotov.

Pukul 10.15 WITA

Pelaku yang melempar bom jenis molotov tadi melarikan diri ke arah depan dan melompat ke Sungai Mahakam. Warga yang melihat kejadian tersebut berusaha mengejar pelaku dan akhirnya pelaku ditangkap oleh warga.

Pelaku kemudian diserahkan ke pihak kepolisian Polsek Samarinda Seberang
(mei/hri)

Terduga Pelaku Pemboman Gereja Samarinda Diamankan, Ternyata Domisili Bogor

pelaku-pemboman_20161113_135008

Ledakan bom terjadi di depan Gereja Oikumene, Kelurahan Sengkotek, Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Minggu (13/11/2016) sekitar pukul 10.10 wita.

Situasi di Gereja Oikumene di Jalan Cipto Mangunkusumo masih dipenuhi ratusan masyarakat dan aparat kepolisian yang menjaga lokasi.

Ditelusuri dari saksi mata, diduga pelaku membawa bom menggunakan sepeda motor.

“Saya duga pelaku bawa bom dengan sepeda motor. Ini karena dari tiga motor yang terbakar, adalah milik jemaat. Sementara, satu lainnya, justru ber KT H 2673 FE. Kalau tidak salah itu dari Jawa,” ucap Yohannes, salah satu jemaat gereja.

Saat pengebomam terjadi, jemaat saat itu sedang melakukan doa di gereja Oikumene.

Gereja Oikumene merupakan gereja umum, di mana jemaat dari Katolik atau pun Proestan bisa beribadah di sana.

Orang yang diduga melemparkan bom molotov ke arah gereja pun telah diamankan di Polresta Samarinda.

Ketika ditelusuri, terduga pelaku pelempar bom molotov di Gereja Oikumene, Kelurahan Sengkotek, Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Minggu (13/11/2016), diketahui berdomisili di Bogor, Jawa Barat.

“Inisialnya adalah J. Umurnya 32 tahun. Pelaku berdomisili di Bogor,” kata Kapolres Samarinda Kombes Setyobudi.

sumber:

  • http://news.detik.com/berita/d-3344117/kronologi-ledakan-bom-molotov-di-depan-gereja-oikumene-samarinda
  • http://pontianak.tribunnews.com/2016/11/13/terduga-pelaku-pemboman-gereja-samarinda-diamankan-ternyata-domisili-bogor
Advertisements

Author: Admin

Saya sangat berterimakasih kepada semua kontributor, Editor, penulis serta pembaca setia www.likeupdate.com, saya pribadi sebagai pengembang sangat menghargai semua karya serta apresiasi mereka . Dan untuk terjaga suasana yang nyaman dan santai bagi semua pihak. saya juga menghimbau untuk para pembaca, penulis ataupun Editorial di LikeUpdate.com apabila menemukan pelanggaran atau hal yang tidak ber-etika di halaman LikeUpdate.com silahkan laporkan melalui form contact us pada menu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *