Bahaya dari Infeksi Virus Conficker

By | May 24, 2015

Salah satu virus yang pernah membuat dunia teknologi terguncan adalah virus Confiker. Seberapa bahaya sih sebenarnya virus yang satu ini saat menyerang sistem operasi komputer? Apakah virus ini berkembang sangat cepat?

Salah satu kejadian luar biasa ada saat Perusahaan Microsoft yang dibuat repot oleh virus Conficker ini. Sampai-sampai dari Pihak Microsoft pernah mengadakan sebuah sayembara dimana mereka akan memberikan imbalan  yang lumayan besar yaitu sebesar $ 250.000 atau sekitar 3 Miliyar jika dikonversikan ke dalam rupiah (12.500/dolar) saat ini. Jika yang berhasil  menghilangkan virus conficker ini saat itu. Sebenarnya apa penyebab hingga membuat perusahaan yang didirikan oleh Bill Gates itu mengadakan sayembara itu? Ternyata virus conficker ini juga pernah menyerang secara besar-besaran ke perusahaan Microsoft. Dimana Virus ini mampu menembus firewall pada sistem operasi Windows ini.

Sejarah Virus Konficker

conficker_world_map

Awal mulanya, virus conficker merupakan varian dari worm, yang muncul pada tahun 2008 lalu. Dimana pada saat itu masih banyak pengguna komputer yang menggunakan sistem operasi berbasis  Windows XP walaupun sistem operasi Windows Vista telah dirilis. Nama lain dari virus ini adalah “Kido”. Meskipun nama dari virus ini tidak terdengar menyeramkan, namun awal tahun 2009, Virus konficker menyerang dan menginfeksi sekitar 2,5 juta unit komputer di seluruh dunia. Dan hebatnya lagi jumlah infeksi tersebut terus bertambah menjadi hampir sekitar 12 juta komputer hanya dalam beberapa hari saja.

Tentu saja serangan yang begitu cepat ini menjadikan virus ini dijuluki sebagai virus tercepat dalam penyebarannya. Hanya dalam hitungan beberapa hari saja, virus conficker ini mampu menyebar serta menggandakan dirinya dengan patas. Dan Microsoft sendiri telah melakukan cara menghilangkan virus conficker ini yaitu dengan mengeluarkan update patch pada sistem operasi windowsnya. Namun ternyata patch tersebut tidak efektif seperti yang diharapkan. Karena itu lah Perusahaan Microsoft ini mengadakan sayembara dengan hadiah ratusan ribu Dolar.

Bagaimana Cara Virus Conficker Menyerang Sistem Operasi Windows

Ketika pertama kali menyerang sistem operasi computer, virus conficker menyerang sistem dengan cara yang paling fatal. Virus yang juga dianggap sebagai malware ini akan memblokir akses internet pengguna ke situs pertahanan atau antivirus. dalam serangannya juga virus ini pun tidak membuka akses bagi program antivirus untuk melakukan update termasuk juga program-program lain yang terinstall di komputer. Artinya jika sistem komputer telah terinfeksi virus conficker, maka seluruh akses data tidak bisa  berjalan dengan baik dan lancar.

Apa yang menyebkan Virus Conficker ini menjadi berbahaya?

Ternyata Virus conficker ini memiliki teknologi semacam rookit yang memiliki algoritma yang sangat canggih. Dimana virus conficker akan tinggal dalam memori komputer dalam jangka waktu yang lama. Dan virus ini dengan mudahnya akan merusak system restore pada sistem komputer. Ketika virus ini menyerang sistem pada komputer, file yang dalam keadaan status hidden tidak dapat ditampilkan meskipun sudah mengubah settingan pada sistem windows.

Serangan Terbesar Oleh Virus Conficker

Contoh kasus lain yang menjadikan virus conficker ini begitu heboh adalah saat serangannya di Eropa. Perusahaan-perusahaan besar dan rumah sakit di Eropa banyak mengalami gangguan akibat dari serangan virus ini. Bahkan, virus ini juga institusi yang mempunyai sistem pertahanan baik seperti Royal Navy dan angkatan laut Perancis,  Dan Departemen Pertahanan Inggris pun terinfeksi oleh terserang oleh virus conficker ini. yang mengakibatkan institusi ini mengalami gangguan komunikasi.

Mungkin dari pembaca sudah mengenal virus conficker bahkan pernah terkena serangan oleh virus ini, terutama pada komputer yang terhubung ke jaringan. Dimana metode dari penyebaran dari conficker berbeda dari vitus pendahulunya. Dan dengan metode algoritma canggihnya, maka virus Conficker.DV akan berusaha mengakses ke sistem jaringan komputer dengan cara memanfaatkan celah keamanan windows yaitu ‘Default Share‘ (ADMIN$\system32), virus ini akan menebak password Administrator melalui jaringan. Dan sama seperti virus pada umumnya, virus conficker  juga membuat sebuah file pada media removable seperti harddisk external, flashdisk serta card reader yaiut dengan cara menyimpan file tersembunyi/hidden pada root drive media removable tersebut, dan kemudian terus berusaha mengeksploitasi ke MS08-067 atau celah keamanan yang ada pada sistem Windows, SVCHOST.exe atau Windows Server Service. Hal ini dikarenakan user tidak mengaktifkan fitur dari windows yaiu Automatic Updates dan juga tidak melakukan patch pada sistem windows MS08-067.

Advertisements
Author: Admin

Saya sangat berterimakasih kepada semua kontributor, Editor, penulis serta pembaca setia www.likeupdate.com, saya pribadi sebagai pengembang sangat menghargai semua karya serta apresiasi mereka . Dan untuk terjaga suasana yang nyaman dan santai bagi semua pihak. saya juga menghimbau untuk para pembaca, penulis ataupun Editorial di LikeUpdate.com apabila menemukan pelanggaran atau hal yang tidak ber-etika di halaman LikeUpdate.com silahkan laporkan melalui form contact us pada menu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *